Bisnis

Peran Pemerintah Dalam Kebijakan Industri Sawit

pengembangan industri di Indonesia

Dalam rangka mencapai target proyek BBN, pemerintah indonesia antara lain akan mendorong investasi di sektor pengembangan industri di Indonesia berupa kelapa sawit. Rinciannya, perluasan lahan perkebunan 5 juta ha, revitalisasi perkebunan kelapa sawit 2 juta ha, rehabilitasi lahan 9 juta ha dan reformasi agraria 8 juta ha. 

Kebijakan pemerintah yang satu ini mendapat sambutan baik seperti terlihat dari minat beberapa investor  yang cukup besar untuk ikut serta dalam proyek pengembangan BBN ini. Disamping itu, pemerintah juga telah memasukan Jenis industri kelapa sawit kedalam sektor prioritas bersama Jenis industri lainnya seperti tekstil, kehutanan, sepatu, elektronika, kelautan, petrokimia. Hal ini juga tidak terlepas dari berbagai potensi serta peran strategis pemerintah yang bisa dicapai oleh sektor ini dalam pembangunan nasional.

Seperti diketahui, Jenis industri kelapa sawit adalah salah satu penyerap  tenaga kerja terbesar dan mempunyai kontribusi besar dalam menghasilkan devisa. Pada 2005, Jenis industri ini menyerap sekitar 3,5 juta tenaga kerja dan berhasil memberikan kontribusi sebesar US$ 4,7 miliar terhadap devisa negara.

Image result for kadin logo

Untuk menunjang pertumbuhan dan pengembangan industri di indonesia khususnya kelapa sawit pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan antara lain menghapus pengenaan PPN (10%) dalam pengolahan crude palm oil (CPO) dan masuk dalam Jenis industri yang mendapat fasilitas insentif PPh (tax allowance) berdasarkan revisi Peraturan Pemerintah No. 148.

Kebijakan tersebut diharapkan akan dapat lebih memacu pertumbuhan sektor ini sehingga peran dan kontribusinya dalam perekonomian nasional terus meningkat. Akan tetapi selain itu juga peran pemerintah juga harus menyadari bahwa kebijakan – kebijakan tersebut bukan satu-satunya yang dapat menjadi faktor stimulasi, tetapi masih banyak kebijakan yang harus terus menerus untuk selalu dikembangkan untuk penyediaan lahan yang produktif, kompetensi SDM dan lain-lain.

Dialog dan diskusi dengan para pemangku kepentingan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Jenis industri kelapa sawit mempunyai rantai bisnis yang cukup panjang dan saling terkait. Mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, supporting Jenis industri, pengolahan di Jenis industri hulu sampai pada Jenis industri hilir. 

About the author

Bisnis